Pagi hari tanggal 18 Maret 2025. Deg2an nya semakin kencang. Bertambah sore, semakin resah gelisah.
Tibalah pukul 14.30 aku pulang sekolah. Melihat Faris tidur siang, ga ada kekhawatiran sama sekali. Bagaimana bisa ya ?
Selepas mandi, aku dan ayahnya lekas membuka laptop. Melihat hitungan mundur di web SNBP membuat jantungku berdetak ga karuan.
00.00 tengggg
Tibalah pengumuman
Dan Faris... LOLOSSS...
Aku menangjs terharu. Betapa Allah sekali lagi mengabulkan doaku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar