Ruangan serba putih. Bau khas suatu tempat. Dingin nya mesin pendingin ruangan mulai terasa menyapa. Menoleh kiri kanan. Ada seseorang disebelah kanannya, perempuan. Duduk menelungkup sambil memegang tangan yang terpasang infus. Rupanya orang ini tertidur.
Pelan Kenzi menggerakkan tangannya, berusaha memberitahu kalau dia sadar.
Perempuan itu pelan terbangu. Menengadahkan kepalanya. Melihat Kenzi.
"Anakku. Kau sudah sadar?"
"Ma... Mama.."
"Iya, nak. Mama di sini, sayang."
Kenzi ingin bangun. Tapi badannya tak bisa digerakkan. Rasa kaku menyergap tiba-tiba.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar