Kamis, 10 Juli 2025

UNMEi 17

Di hari ketujuh koma, Kenzi akhirnya membuka mata. Mengerjapkan netra yang tak pernah terbuka selama seminggu sungguh suatu hal yang berat bagi Kenzi. Perlahan dia kumpulkan kesadaran. 

Ruangan serba putih. Bau khas suatu tempat. Dingin nya mesin pendingin ruangan mulai terasa menyapa. Menoleh kiri kanan. Ada seseorang disebelah kanannya, perempuan. Duduk menelungkup sambil memegang tangan yang terpasang infus. Rupanya orang ini tertidur. 

Pelan Kenzi menggerakkan tangannya, berusaha memberitahu kalau dia sadar. 

Perempuan itu pelan terbangu. Menengadahkan kepalanya. Melihat Kenzi. 

"Anakku. Kau sudah sadar?"

"Ma... Mama.."

"Iya, nak. Mama di sini, sayang."

Kenzi ingin bangun. Tapi badannya tak bisa digerakkan. Rasa kaku menyergap tiba-tiba. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar