Tak henti-henti ibu Masako berucap syukur. Meskipun bukan anak kandung, tapi rasa sayangnya pada Kenzi tak kalah dengan mama Arumi. Tiap hari menunggu di ICU. Menggenggam tangan Kenzi sembari merapal doa-doa. Berharap Tuhan berbaik hati, memberikan kesempatan memperbaiki semuanya.
"Kenzi sayang. Bagaimana perasaan mu sekarang ? "
Kenzi berkaca-kaca. Setengah berbisik ia kata, "bu, jangan tinggalkan aku. Maafkan aku selalu menyusahkan ibu "
Berdua mereka menangis berpelukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar