Jumat, 11 Juli 2025

UNMEi 18

"Sabarlah nak. Kau ini masih belum pulih benar. Seminggu koma terbaring di rumah sakit. Pelan-pelan saja. Alhamdulillah ya Tuhan. Subhanallah. Terimakasih masih memberi kami kesempatan."

Tak henti-henti ibu Masako berucap syukur. Meskipun bukan anak kandung, tapi rasa sayangnya pada Kenzi tak kalah dengan mama Arumi. Tiap hari menunggu di ICU. Menggenggam tangan Kenzi sembari merapal doa-doa. Berharap Tuhan berbaik hati, memberikan kesempatan memperbaiki semuanya. 

"Kenzi sayang. Bagaimana perasaan mu sekarang ? " 

Kenzi berkaca-kaca. Setengah berbisik ia kata, "bu, jangan tinggalkan aku. Maafkan aku selalu menyusahkan ibu "

Berdua mereka menangis berpelukan.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar