Putri mahkota keturunan Tsar Pieter Agung ke-5 itu hanya bisa tergolek tak berdaya. Viola, kulitnya putih pucat khas wanita Eropa pada umumnya, berhidung mancung sempurna, bermata biru langit, bibirnya tipis pucat. Peraduan mewah khas kerajaan sudah hampir setahun menjadi singgasananya. Puluhan dokter bahkan angkat tangan tak bisa menyembuhkannya.
Viola, namanya menjadi buah bibir di kalangan bangsawan, sejak dia segar bugar hingga menderita penyakit aneh seperti sekarang. Tak ada pria yang berani menikahkan anaknya dengan viola, meskipun dia putri mahkota, calon pewaris tunggal kekaisaran Rusia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar